Kamis, 20 Maret 2008

BANGGA TERHADAP DIRI SENDIRI


Seorang teman saya bercerita mengenai hidupnya yang banyak mengalami perubahan dalam beberapa bulan terakhir. Sebuah perubahan positif. Saya sendiri merasa senang mendengarnya dan mendapat sebuah inspirasi dari pengalaman hidupnya.

Dulu saya melihat teman saya ini sebagai seseorang yang selalu membutuhkan orang lain disampingnya, dengan kata lain dia tidak mandiri. Dia sendiri mengakui bahwa dia tidak bisa menyelesaikan masalah-masalahnya tanpa ada seseorang yang membimbingnya. Dampaknya menurut saya cukup kompleks. Dia jadi tergantung dengan keberadaan orang lain, sulit mengambil keputusan sendiri, dan tidak berani melakukan sesuatu sendirian.

Namun teman saya mengalami titik balik pada saat dirinya melakukan perjalanan ke negeri kangguru, Australia. Ini adalah pengalaman pertamanya pergi ke luar negeri seorang diri, maksudnya tanpa ditemani kerabat dan keluarga. Entah mengapa dia bertekad memberanikan diri.

Setelah lima hari di Aussie, dia merasa lebih berani melakukan banyak hal seorang diri. Dia berani jalan-jalan di mall seorang diri. Dia berani makan di restoran seorang diri. Dia berani mengirim surat ke DHL seorang diri, bahkan berani marah kepada petugas DHL yang bersikap tidak sopan kepadanya. Dan masih banyak keberanian yang dulu tidak pernah ada dalam dirinya. Mungkin ini semua karena dia telah ditempa selama lima hari tersebut untuk mengurus dirinya sendiri, tanpa dibantu orang lain

Dampak dari munculnya sikap kemandirian tersebut adalah rasa bangga terhadap diri sendiri! Suatu motivasi luar biasa yang muncul dari dalam diri!. Kalau sudah seperti ini, saya rasa dia tidak perlu lagi terlalu banyak bantuan orang lain dalam menjalani hidupnya. Sebab dia telah menemukan kekuatannya, yaitu rasa bangga terhadap diri sendiri!.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Hi - I like your drawing. :o)