
Semua orang selalu kekurangan waktu. Paradoks tersebut sudah banyak kali kita jumpai. Memang kebanyakan orang mengeluhkan dirinya yang tidak punya cukup waktu untuk mengerjakan seluruh pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya. Sehingga muncullah sebuah argumen tua namun masih akrab terdengar di telinga kita, "Apabila aku mempunyai sedikit saja waktu tambahan, aku pasti bisa menyelesaikan seluruh pekerjaanku".
Kenyataannya, waktu tidak dapat ditambah (ataupun dikurangi). Karena itu, sudah menjadi tugas seseorang untuk mampu mengelola 24 jam yang telah diberikan "Sang Pencipta Waktu" agar seluruh tugas dan tanggung jawabnya dapat terselesaikan sebaik-baiknya.
Yang harus dilakukan pertama kali adalah menentukan prioritas. Saya punya sedikit cerita mengenai bagaimana menentukan sebuah prioritas.
Seperti kebanyakan orang, saya juga pernah merasakan selalu kekurangan waktu. Banyak pekerjaan saya yang terbengkalai. Apalagi saat saya sedang menjalani kerja magang di suatu perusahaan Air Minum Dalam Kemasan. Sebab kerja magang tersebut berbarengan dengan pekerjaan lainnya, yaitu pekerjaan parttime saya sebagai Reporter dan skripsi saya yang belum kelar. Alhasil, bisa dibayangkan bagaimana hari-hari yang saya lewati. Tugas demi tugas terus mengalir membanjiri meja kerja saya.
Namun setelah merenungkannya, saya menyadari satu kesalahan manajemen waktu yang telah saya lakukan secara tidak sadar. Sebagian besar waktu saya banyak dihabiskan dengan melakukan kegiatan rutinitas seperti mencatat. Sehingga kegiatan-kegiatan inti saya, yaitu kegiatan-kegiatan yang menuntut kemampuan mengeksplor daya pikir dan imajinasi, justru banyak tersisihkan.
Saya menata ulang kegiatan saya sehari-hari. Kegiatan catat-mencatat, dan yang sifatnya hanya rutinitas, saya lakukan di rumah, atau saya lakukan di kantor jika ada waktu senggang. Namun kegiatan menulis berita, menulis laporan, membuat marketing plan untuk kerja magang saya, dan yang sifatnya lebih mengeksplor kemampuan berpikir, akan saya dahulukan.
Jadi, tentukanlah prioritas anda, dan nikmatilah 24 jam anda.
Kenyataannya, waktu tidak dapat ditambah (ataupun dikurangi). Karena itu, sudah menjadi tugas seseorang untuk mampu mengelola 24 jam yang telah diberikan "Sang Pencipta Waktu" agar seluruh tugas dan tanggung jawabnya dapat terselesaikan sebaik-baiknya.
Yang harus dilakukan pertama kali adalah menentukan prioritas. Saya punya sedikit cerita mengenai bagaimana menentukan sebuah prioritas.
Seperti kebanyakan orang, saya juga pernah merasakan selalu kekurangan waktu. Banyak pekerjaan saya yang terbengkalai. Apalagi saat saya sedang menjalani kerja magang di suatu perusahaan Air Minum Dalam Kemasan. Sebab kerja magang tersebut berbarengan dengan pekerjaan lainnya, yaitu pekerjaan parttime saya sebagai Reporter dan skripsi saya yang belum kelar. Alhasil, bisa dibayangkan bagaimana hari-hari yang saya lewati. Tugas demi tugas terus mengalir membanjiri meja kerja saya.
Namun setelah merenungkannya, saya menyadari satu kesalahan manajemen waktu yang telah saya lakukan secara tidak sadar. Sebagian besar waktu saya banyak dihabiskan dengan melakukan kegiatan rutinitas seperti mencatat. Sehingga kegiatan-kegiatan inti saya, yaitu kegiatan-kegiatan yang menuntut kemampuan mengeksplor daya pikir dan imajinasi, justru banyak tersisihkan.
Saya menata ulang kegiatan saya sehari-hari. Kegiatan catat-mencatat, dan yang sifatnya hanya rutinitas, saya lakukan di rumah, atau saya lakukan di kantor jika ada waktu senggang. Namun kegiatan menulis berita, menulis laporan, membuat marketing plan untuk kerja magang saya, dan yang sifatnya lebih mengeksplor kemampuan berpikir, akan saya dahulukan.
Jadi, tentukanlah prioritas anda, dan nikmatilah 24 jam anda.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar